Les Privat/Private, Les Privat Ngaji, Guru Les Privat, Guru Ke Rumah - Les Privat Jakarta Depok Tangerang BSD Bintaro Lippo Karawaci Bekasi Cikarang Jababeka - Guru Les Privat SD SMP SMA ALUMNI Mahasiswa Super Intensif UN/UAN/UASBN SBMPTN SNMPTN SIMAK UI -
Guru Les Privat Matematika Fisika Kimia Biologi IPA IPS Ekonomi Akutansi Sejarah Geografi Sosiologi Bahasa Inggris Bahasa Indonesia

Pelajar Nakal, Ingatlah Keringat Ibumu!

http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/30/0859104620X310.jpg
SUPERIOR QUANTUM - Kaum muda diminta untuk selalu mengingat jasa orang tua yang telah memeras keringat dalam membesarkan mereka. Ingatan akan jasa orang tua akan membuat kaum muda bisa mawas diri untuk tidak terlibat dalam tindakan yang merusak.

"Mahasiswa dan pelajar yang tergolong nakal perlu ingat jasa orang tua, khususnya ibu mereka yang telah bersusah payah membesarkan mereka. Ingat keringat ibumu. Selama mereka ingat jasa-jasa orang tua, insya Allah mereka bisa menjaga sikap, tidak membuat keonaran, terlibat keributan," tutur Ustaz Abu Bakar Borgo dalam acara buka puasa bersama di Cilandak, Jakarta Selatan.

Pria yang diberi gelar ustaz kasih sayang itu menyampaikan imbauan tersebut terkait kian maraknya perilaku kekerasan di kalangan remaja. Abu Bakar meyakini, cara yang paling sederhana untuk membangun kesadaran pada setiap manusia adalah mengingat jasa-jasa orang tua. Menurut ustaz yang aktif berdakwah di kalangan "anak nakal" itu, cinta orang tua sangat ampuh untuk menobatkan setiap pribadi.

"Tidak ada yang ingin nama baik orang tuanya rusak karena tingkah lakunya," imbuhnya.

Atas dasar itu, ustaz yang juga pemimpin PT Kelana Tour & Travel ini mengaku lebih suka berdakwah di sekolah dan kampus. Materi yang diberikan tidak hanya sekadar siraman rohani, tetapi lebih ke atraksi-atraksi fisik demi mengubah karakter seseorang.

Terkait kasus bullying di lembaga pendidikan, Abu Bakar menilai penyebabnya adalah karena timpangnya materi pendidikan. Yang lebih diutamakan dalam pendidikan sekolah saat ini adalah pengajaran akademik. Sementara itu, pembinaan akhlak yang mendapat porsi yang sedikit.

"Kasus-kasus kekerasan di sekolah itu karena pendidikan sekarang berorientasi pada prestasi akademik. Pembentukan akhlak diabaikan. Hasilnya, ya anak-anak muda yang timpang akhlaknya," ujar Abu Bakar.(kompas.com)
 
Tentang Kami / Keunggulan Kami / Privacy Policy / Kontak Kami
Copyright © 2013 - Les Privat Quantum - Guru Les Privat SD SMP SMA ALUMNI UAN SIMAK UI SBMPTN NGAJI. All right reserved